Selasa, 27 Maret 2012

Refleksi kelompok 9 dan 10


HASIL DISKUSI KELOMPOK 9 dan 10
Pada pertemuan kalii inii ada hal yang istimewa cz ada ada mahasiswa dan mahasiswi semester satu yang lagi mendokumentasikan serta mengobservasi pembelajaran ekologi tumbuhan saat ini namun tidak membuat kelas menjado canggung untuk berkreatifitas .. heeeee langsung ajhaa yukkk ….
Kelompok 9 EKOSISTEM
Ekosistem : satu kesatuan secara kompleks dimana didalam ekosistem tersebut ada berbagai macam  tumbuhan, dan hewan.
Pada ekosistem terdapat 2 sistem yaitu sistem terbuka dan sistem tertutup.
      Sistem terbuka yaitu sistem dengan batas yang memungkinkan terjadinya pertukaran energi dan materi melintasi batas. Sistem tertutup yaitu sistem dengan batas yang memungkinkan untuk terjadinya pertukaran energi, tetapi tidak memungkinkan pertukaran materi yaitu sitem dan lingkungannya.
      Terdapat struktur dalam ekosistem diantaranya :
1.      Komponen biotik
2.      Komponen abiotik
3.      Produsen : penghasil
4.      Konsumen : pemakan
5.      Decomposer : pengurai
6.      Dan aliran energy
Cahaya matahari adalah sumber utama energi bagi kehidupan . Energi  yang masuk kedalam sebagian besar ekosistem akan diubah menjadi energi kimia oleh organisme autotrof atau organism yang dapat membuat makanannya sendiri melalui proses fotosintesis.
Piramida ekologi : diagram yang dapat menggambarkan hubungan antara tingkat trofik satu dengan tingkat trofik lain, secara kuantitatif pada suatu ekosistem.
Piramida ini dibagi menjadi :
1.          Piramida energy : menggambarkan hilangnya energy pada saat perpindahan energi 
2.          Piramida biomassa : mengggambarkan berkurangnya transfer energy pada setiap trofik di dalam ekosistem 
3.         Piramida jumlah: menggambarkan jumlah individu pada setiap tingkat trofik dalam suatu ekosistem
Siklus Biogeokimia : siklus unsur atau senyawa kimia yang mengalir dari komponen abiotik ke biotik dan kembali lagi ke komponen abiotik. 
Fotosintesis, kecepatan dan efesiensinya tergantung pada berbagai faktor, baik faktor eksternal maupun faktor internal dari tumbuhan itu sendiri. Berbagai faktor eksternal yang mempengaruhi proses fotosintesis adalah cahaya, karbondioksida, air, nutrisi, dan suhu. Sedangkan faktor internal adalah struktur dan komposisi komunitas, jenis dan usia tumbuhan dan peneduhan.

Kelompok 10 (EKOSITEM DARAT/TERRESTIAL)

Hutan Hujan Tropis : salah satu tipe vegetasi hutan tertua yang telah menutupi banyak lahan.
Tipe Hutan Hujan Tropis Menurut Ketinggian Tempat
  • Zona 1 dinamakan hutan hujan bawah karena terletak pada daerah dengan ketinggian tempat 0 - 1.000 m dari permukaan laut.
  • Zona 2 dinamakan hutan hujan tengah karena terletak pada daerah dengan ketinggian tempat 1.000 - 3.300 m dari permukaan laut.
  • Zona 3 dinamakan hutan hujan atas karena terletak pada daerah dengan ketinggian tempat 3.300 - 4.100 m dari permukaan laut.
Hutan Musiman Tropis
Hutan musiman  tropis terdiri atas pepohonan yang menggugurkan daunnya pada musim kemarau.
Hutan Konifer Utara
Hutan konifer termasuk daerah-daerah penghasil kayu terbesar di dunia.
   Hutan Konifer Daerah Beriklim Sedang Basah (Mesothermal)
Hutan dari tipe khusus terdapat sepanjang pantai barat amerika dari kalifornia tengah hingga alaska, dimana temperatur adalah lebih tinggi, kisaran musimnya relatif kecil dan kelembabannya sangat tinggi.
Hutan Boreal
Dikenal juga sebagai hutan konifer belahan bumi utara atau ”taiga”, menempati zona mulai dari perbatasan dengan tundra sampai sekitar 800 km ke sebelah selatan. 
Hutan luruh temperata
Hutan ini meliputi daerah beriklim temperata dengan garis lintang menengah. Distribusi alaminya hampir menutupi sebagian besar Eropa, bagian barat Amerika Utara, Asia Barat dan sebagian Amerika Selatan dan Australia.
Fungsi Ekosistem Hutan Luruh Temperata
a.      Produktivitas.
b.      Rantai makanan.
c.       Siklus Nutrisi.
d.      Tanah.
Hutan taiga
            Taiga terdapat di belahan bumi sebelah utara dan di pegunungan daerah tropik, ciri-cirinya adalah suhu di musim dingin rendah. Biasanya taiga merupakan hutan yang tersusun atas satu spesiesseperti koniferpinus, dan sejenisnya. 
Padang Rumput
Padang rumput temperata, dikenal dengan ”prairie” dalam dunia baru dan ”stepe” dalam dunia lama tidak mempunyai tumbuhan berkayu. Padang rumput tropika, dikenal sebagai ”savanna”, biasanya mempunyai pohon dalam vegetasinya.
Tundra
Tundra berasal dari Finlandia yang berarti daerah terbuka tidak berhutan yang kemudian dipakai untuk menggambarkan semua bentuk vegetasi yang tidak ada pohonnya pada garis lintang yang tinggi.
 Padang Pasir
Kondisi lingkungan di padang pasir merupakan hasil dari kekurangan satu atau lebih faktor-faktor penting yang diperlukan untuk hidup. Faktor pembatas yang memungkinkan untuk menunjang kondisi ini adalah kekeringan, suhu yang ekstrim, adanya substansi toksil, atau kecepatan angin yang tinggi.
Hutan savanna
 Savana adalah padang rumput dengan diselingi oleh gerombolan pepohonan. Bentuk Savana terbagi atas :
1.   Savana datar, tumbuh diatas tanah hitam alluvial muda 
2. Savana bergelombang, tumbuh di atas tanah hitam berbatu-batu besar
Hutan Kayu Elfin
Pohon dan tanaman lainnya yang tumbuh di hutan alpine disesuaikan untuk bertahan dingin. Jenis vegetasi ini terjadi pada puncak bukit yang lebih tinggi di atas ketinggian 4000 m di atas kayu upto 5500m baris

Tidak ada komentar:

Posting Komentar